Ekonesia dan Sheep Salurkan APD untuk Tim Medis

Ekonesia dan Sheep Salurkan APD untuk Tim Medis

Ekonesia.org, Palu – Relawan Kemanusiaan dari Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (Ekonesia) bersama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI) menyalurkan baju pelindung diri (APD) kepada pihak Puskesmas Marawola, Kabupaten Sigi, pada hari Senin (8/8/2020).

Jumlah APD yang disalurkan sebanyak 9 Pcs beserta Sepatu Boots. Sedangkan 1 PSC APD lainnya akan diserahkan kepada Bidan Desa yang bertugas di Desa Baliase.

Drg Hari Setiono selaku Kepala Puskesmas Marawola, mewakili Tim Medis dan Paramedis yang bertugas di Puskesmas Marawola menerima langsung penyerahan donasi APD itu.

Menurut Drg Hari Setiono, donasi APD dan beragam dukungan lainnya dari berbagai lembaga kemanusiaan kepada Tim Medis dan Paramedis akan membantu gerakan memutus rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Sigi, serta umumnya di Sulawesi Tengah.

“Donasi APD ini sangat bermanfaat bagi Tim Medis dan Paramedis yang bertugas di garda terdepan melawan penyebaran virus Corona, semoga kita bisa memutus rantai penyebaran virus ini” ungkapnya.

Terkait dengan upaya memerangi penyebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Sigi, selain donasi APD, EKONESIA dan SHEEP juga membagikan masker dan sabun kepada kelompok rentan, seperti orang lanjut usia (Lansia).

Pembagian masker dan sabun kepada Lansia telah disalurkan kepada Lansia di Desa Pombeve, Kecamatan Sigi Biromaru beberapa hari lalu. Selanjutnya akan disalurkan pula masker dan sabun kepada Lansia di Desa Baliase, Kecamatan Marawola.

Koordinator Program Ekonesia, Rahma Sabantina mengungkapkan bahwa donasi serta dukungan dari berbagai pihak kepada masyarakat di Sulawesi Tengah sangat dibutuhkan dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19.

Apalagi dengan belum pulihnya kehidupan warga terutama di wilayah Padagimo pasca bencana alam tahun 2018, maka kondisi yang dialami hari ini oleh penyintas bencana di wilayah ini adalah “beban ganda” atau “double impact”.

“Dengan adanya pandemi Covid-19, maka penyintas di wilayah Padagimo tentunya akan merasakan beban ganda (double impact) paca bencana dua tahun silam”, ujarnya. (YP)

Sumber : infopena.com

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *