Tentang Kami

PROFILORGANISASI

Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (EKONESIA) secara historis terbentuk pada tanggal 22 April 2015 bertepatan dengan momentum Hari Bumi. Ketika itu beberapa pegiat lingkungan di Sulawesi Tengah mendiskusikan tentang pentingnya satu gerakan kesadaran sosial terhadap persoalan krisis ekologi yang sedang berlangsung saat ini, terutama apa yang sedang terjadi secara empiris di wilayah Sulawesi Tengah. Kemudian gagasan tersebut beresonansi ke beberapa pegiat lingkungan dan sosial lainnya di luar Sulawesi Tengah.

Bermula dari diskusi-diskusi tematik tersebut, maka disepakatilah bahwa perlu ada pelembagaan terhadap ide gerakan kesadaran tersebut, menjadi satu wadah pergerakan bersama. Setelah berkutat dengan beberapa perdebatan terkait penamaan gerakan bersama itu, maka dipilihlah kata “EKONESIA”, yang bermakna secara substansi mendorong kesasadaran kritikal rakyat terhadap situasi krisis ekologi yang dihadapi oleh Indonesia saat ini.

Dalam perkembangannya kemudian, setelah empat tahun berlalu, maka ada kebutuhan praksis agar wadah gerakan ini terformulasi secara yuridis formal, untuk menyiasati konteks prosedural yang selalu menjadi pertanyaan berbagai pihak terkait legalitas organisasi. Maka pada tahun 2019, organisasi ini didaftarkan secara legal melalui Notaris Charles, SH., M.Kn dengan dikeluarkannya Akte Notaris Nomor: 47 Tahun 2019 tentang Pendirian Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (EKONESIA). Setelah itu, kemudian ditingkatkan legalitasnya dengan mendaftarkannya di Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia. Sehingga pada tanggal 30 Juli 2019, terbit Surat Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Republik Indonesia Nomor: AHU-0010553.AH.01.04 Tahun 2019 tertanggal 30 Juli 2019 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Ekologi Nusantara Lestari.

EKONESIA04

Visi

Terwujudnya transformasi sosial ekologi dan kemanusiaan melalui kapasitas sumber daya lokal yang kuat, adil dan berdaulat.

Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi yang dilakukan :

  1. Pengoganisasian masyarakat.
  2. Pendidikan kritis.
  3. Riset Partisipatif.
  4. Kampanye Publik.
  5. Advokasi non litigasi.
  6. Penggalangan dukungan publik.

STRUKTURORGANISASI

KETUA BADAN PENGURUSAzmi Sirajuddin
SEKRETARIS BADAN PENGURUSYahya Aprianto
BENDAHARA BADAN PENGURUSRachma Sabantina
UNIT KERJA 
MANAJER PROGRAM UMUMYogi
MANAJER PROGRAM INKLUSIAnjani Ayudhia
MANAJER ADMINISTRASIAmrin Yusuf
STAF & RELAWANJanri Ivan JD, Wandi Lantara, Rahmat, Darmanto, Sirley Evan Crift, Rizqy Ilman S

AKTIVITAS2017 - 2025

No.

Aktivitas/Agenda

Tahun/Tempat

Keterangan

1

Menjadi mitra riset mahasiswa Ph.D Program dari SOAS University, UK, atas nama Aled David William, terkait dampak proyek ujicoba persiapan REDD+ terhadap komunitas di lokasi Tapak REDD+ di Sulawesi Tengah.

2017. Donggala, Tolitoli, Sigi, Tojo Una-Una, Parigi Moutong

Hasil riset dapat dilihat dalam :

https://www.u4.no/publications/reducing-emissions-from-deforestation-and-forest-degradation-in-a-context-of-nationalist-oligarchy-lessons-from-indonesia

2

Menjadi mitra lokal ECOSOC Rights Institute untuk riset dampak perkebunan sawit terhadap komodifikasi ekonomi rakyat di Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

2018. Kabupaten Donggala

Hasil riset dapat dilihat dalam link berikut :

Dalam Perangkap Sistem Monokultur Industri Perkebunan Sawit Studi Perbandingan Desa Sawit dan Desa Non Sawit.

https://www.academia.edu

3

Bekerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI) untuk respon tanggap darurat dan kerentanan penyintas bencana di wilayah terdampak bencana alam Palu, Sigi, Donggala (PASIGALA), Sulawesi Tengah

2019. Palu, Sigi dan Donggala

·         Penyaluran bantuan

·         Identifikasi kebutuhan

4

Bekerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI) untuk respon tanggap darurat dan kerentanan bencana non alam pandemi COVID19 di Kabupaten Sigi.

2020 – 2021

Kabupaten Sigi

Penyaluran dukungan perlengkapan dasar pencegahan COVID-19

5

Melakukan Kajian Risiko Bencana Tingkat Desa di Desa Pombeve Kecamatan Biromaru dan Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Kerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI)

2021. Kabupaten Sigi

Kajian Risiko Bencana (KRB) berbasis komunitas, dilakukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat.

6

Bekerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI) untuk penguatan pengurangan risiko bencana (PRB) responsif gender dan inklusif.

2021. Kabupaten Sigi

Melalui pengembangan areal Agroforestri dan Lahan Pertanian Pangan di Desa Pulu, Dolo Selatan Kabupaten Sigi.

7

Integrasi penguatan lahan pertanian pangan dan agroforestry ke dalam PRB di level tapak. Bekerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI).

2022

Kabupaten Sigi

Desain dan penyiapan lahan tanaman pangan dan agroforestry, serta objek ekowisata di Desa Pulu, Dolo Selat, Kabupaten Sigi.

8

Building Resilient Community Post Disaster in Central Sulawesi. Bekerjasama dengan Yayasan Sheep Indonesia (YSI).

2023

Palu, Sigi, Donggala

Penguatan ketangguhan komunitas melalui pemberdayaan ekonomi dan Posyandu Inklusi.

9

Community Based Resilience Through Agroforestry in Sigi Central Sulawesi. Bekerjasama dengan NTFP Philippine.

2023

Sigi, Sulawesi Tengah

Penguatan ketangguhan komunitas melalui Agroforestri berkelanjutan.

10

Riset Pemenuhan Kelayakan Indikasi Geografis Kopi Arabika Dombu Sigi. Dukungan dari BAPPERIDA Sigi

2025

Sigi, Sulawesi Tengah

Penyiapan syarat kelayakan rekognisi IG produk kopi dari DJKI Kemenkum RI.